Ulangan 7:12-26
Ketika bangsa Israel mengasihi Tuhan dan melakukan segala perintah dan ketetapan Tuhan, maka Tuhan akan memberkati mereka. Beberapa berkat yang dijanjikan oleh Tuhan kepada bangsa Israel: membuat banyak, memberkati buah kandungan dan hasil bumi serta ternak, tidak ada yang mandul. Semuanya ini juga bisa berlaku bagi kita pada saat ini, tetapi lebih kepada berkat rohani. Perbedaan kita adalah perbedaan zaman, yaitu zaman ibadah simbolik dengan zaman ibadah hakikat.
Di zaman simbolik, kekayaan merupakan salah satu simbol dari berkat Tuhan. Misalnya, Abraham atau Ayub, mendapatkan berkat jasmani yang berlimpah-limpah karena memang pada zaman itu, kekayaan menjadi simbol berkat dari Tuhan. Di zaman hakikat saat ini, kekayaan bukan lagi sebagai simbol berkat. Memang kita masih bisa mendapatkan berkat secara jasmani, minimal Tuhan akan mencukupi keperluan kita. Tetapi Tuhan akan melimpahkan berkat-Nya melalui hal-hal lain yang rohani.
Orang Kristen juga ada yang memiliki kekayaan berlimpah. Tetapi Tuhan mengingatkan supaya di zaman ini kita tidak menjadikan kekayaan sebagai dasar iman. Kita tidak diperbolehkan untuk tamak atau lebih mencintai harta daripada mencintai Tuhan. Supaya kita tidak tamak dan cinta uang, maka kita seharusnya menggunakan kekayaan kita untuk pelayanan serta memuliakan Tuhan. Tuhan akan memberkati kita secara jangka panjang.
Selain kekayaan, Tuhan juga akan menjauhkan penyakit dari bangsa Israel. Tidak ada satu wabah yang ada di Mesir akan menimpa Israel. Pada saat ini, ketika kita sudah menjadi orang percaya, Tuhan tidak akan menghukum kita dengan penyakit. Tuhan mengizinkan penyakit terjadi pada diri kita karena tujuan lain, seperti untuk mendewasakan kita atau mendatangkan kebaikan bagi kita.
Tiga puluh delapan tahun sebelumnya, mereka tidak jadi masuk ke tanah Kanaan karena takut terhadap bangsa-bangsa di Kanaan. Tetapi Tuhan berkata kepada mereka supaya tidak takut. Tuhan yang akan berperang untuk mereka. Ketika Tuhan berperang untuk mereka, bukan berarti bangsa Israel berdiam diri saja. Tuhan ingin supaya bangsa Israel melangkah dengan iman dan masuk ke tanah perjanjian itu. Sebagai manusia, maka kita seharusnya melakukan semua yang kita bisa. Ketika kita bekerja, maka Tuhan yang akan mencukupi dan memberkati.
Tuhan akan menghalau bangsa-bangsa di tanah Kanaan itu, sedikit demi sedikit. Ketika Yosua memasuki tanah Kanaan nanti, Yosua berperang beberapa kali. Setelah Yosua berperang, masih ada bangsa-bangsa yang tersisa. Secara umum, Yosua telah memimpin kemenangan dalam perang itu. Tetapi ada saatnya setiap suku Israel untuk maju berperang pada setiap wilayah yang telah dibagi itu. Perang secara bertahap itu dilakukan supaya generasi Israel yang selanjutnya juga memiliki pengalaman berperang dan bergantung kepada Tuhan.
Peperangan rohani diperlukan supaya kita mengalami pertumbuhan iman. Jika kita tidak pernah menghadapi tantangan atau masalah, maka kita tidak akan pernah mengetahui pertumbuhan serta kekuatan iman kita. Kita juga tidak diperbolehkan untuk membawa hal-hal yang bisa mempengaruhi kita untuk menjauh dari Tuhan. Jangan membawa kekejian bagi Tuhan dalam hidup kita yang sudah diperbaharui.
Views: 27