Ulangan 6:10-25
Musa memberi peringatan kepada bangsa Israel, jika sudah masuk ke tanah Kanaan dan mendapati banyak berkat Tuhan di sana, jangan sampai melupakan Tuhan. Hal ini tentu juga berlaku bagi kita. Ketika kita sudah merasa diberkati oleh Tuhan, segalanya sudah cukup dan bahkan berkelimpahan, jangan sampai melupakan Tuhan. Ada dua hal yang seringkali membuat manusia menjauh dari Tuhan, yaitu kesuksesan dan kesusahan.
Kita tidak tahu, mana yang lebih banyak membuat manusia menjauh dari Tuhan. Tetapi dalam dua hal ini, kita harus berhati-hati. Dalam kondisi susah, kita bisa belajar dari kisah Ayub. Di dunia ini, mungkin tidak ada orang yang mengalami kesusahan besar, selain Ayub. Tetapi Ayub tetap memilih untuk tidak menjauh dari Tuhan. Demikian juga jika kita mendapatkan kesempatan untuk sukses, jangan sampai melupakan Tuhan.
Ayat 13 pernah dikutip oleh Tuhan Yesus ketika Ia dicobai oleh Iblis di padang gurun. Pada waktu itu, Iblis menawarkan kemegahan dunia kepada Tuhan Yesus. Padahal sebenarnya dunia ini adalah milik Tuhan. Tetapi Tuhan Yesus menghardik Iblis dengan mengutip ayat ini, “Engkau harus takut akan TUHAN, Allahmu,” Ayat 16 juga dikutip oleh Tuhan Yesus, pada saat Iblis menyuruh Tuhan Yesus untuk lompat dari bubungan Bait Suci.
Bangsa Israel pernah mencobai Tuhan ketika berada di Masa. Pada waktu itu bangsa Israel sangat memerlukan air. Seolah-olah bangsa Israel ingin menguji Tuhan. Padahal Tuhan sudah berkali-kali menunjukkan kasih-Nya yang besar kepada bangsa Israel. Tuhan sudah memperlihatkan berbagai mujizat di hadapan mereka. Untuk memuaskan hawa nafsu mereka, bangsa Israel mencobai Tuhan.
Ketika bangsa Israel taat, maka mereka akan mendapatkan berkat. Demikian juga dengan saat ini, pada saat kita taat kepada Tuhan dan sesuai dengan ketetapan Tuhan, maka kita juga akan mendapatkan berkat Tuhan. Berkat Tuhan tidak selalu dalam bentuk materi. Tuhan tetap akan memberkati umat-Nya yang taat dan setia kepada-Nya, dengan cara dan waktu-Nya.
Keturunan atau generasi berikutnya bisa bertanya segala hal tentang peringatan, ketetapan dan peraturan Tuhan. Mereka akan bertanya: mengapa seperti ini dan seperti itu. Tugas kita sebagai orang tua adalah menjelaskan segala sesuatu dengan baik, serta memperkenalkan segala peringatan, ketetapan dan peraturan dari Tuhan. Dari semua prinsip-prinsip rohani yang harus diajarkan kepada generasi setelah kita, yang paling penting adalah pemahaman tentang penyelamatan Tuhan.
Di dalam Perjanjian Lama, penyelamatan Tuhan terjadi pada saat bangsa Israel diselamatkan dari perbudakan Mesir. Ini menjadi peristiwa terbesar bagi bangsa Israel. Peristiwa itu yang diingat turun-temurun oleh bangsa Israel. Hari ini, pengajaran yang paling penting untuk disampaikan kepada anak-anak kita adalah penyelamatan dari dosa. Kita bisa mengajarkan hal ini jika kita sendiri pernah mengalaminya. Kita harus memperkenalkan jalan penyelamatan dari Tuhan, yaitu melalui Yesus Kristus.
Views: 32