Janji dan Tanggung Jawab (Jelajah PL 624)

Ulangan 6:1-3

Setelah menjelaskan kembali sepuluh hukum kepada bangsa Israel di generasi Yosua, maka Musa menyimpulkannya. Musa mengingatkan kembali bahwa semua itu adalah perintah, yakni ketetapan dan peraturan, yang diajarkan untuk dilakukan di negeri Kanaan. Semua ini perlu diingatkan dan diajarkan kembali, karena sebentar lagi mereka masuk ke tanah Kanaan. Musa memang tidak akan masuk ke Kanaan. Tetapi Musa ingin supaya orang Israel masuk ke tanah Kanaan dan melakukan semua perintah dan ketetapan Tuhan.

Perintah Tuhan itu baik untuk umat manusia. Di dalam perintah Tuhan itu terdapat kasih dan ketaatan. Banyak orang menganggap bahwa peraturan tidak memiliki hubungan dengan kasih. Tetapi kita perlu tahu, bahwa Tuhan memberikan semua peraturan ini sebagai bentuk kasih-Nya kepada umat manusia. Setiap perintah dan ketetapan yang dilakukan dengan taat, akan membawa konsekuensi positif. Tuhan memberi berkat, yaitu lanjut umur.

Selain itu, berkat yang lain juga diberikan oleh Tuhan: supaya baik keadaanmu, dan supaya kamu mnejadi sangat banyak, Tuhan memberi negeri yang berlimpah-limpah susu dan madu. Tuhan memberi janji berkat sekaligus memberi tanggung jawab kepada manusia. Di dalam Alkitab, kita seringkali mendapati dan membaca janji-janji Tuhan yang indah. Tetapi kita jangan terlena dengan janji Tuhan, karena manusia harus melakukan tanggung jawabnya dengan baik.

Kita juga melihat bahwa ada bangsa Israel yang tidak melakukan tanggung jawabnya dengan baik. Banyak dari mereka menolak untuk melakukan ketetapan itu, sehingga mereka binasa di padang gurun. Meskipun demikian, tidak berarti bahwa janji Tuhan itu gagal. Janji Tuhan tetap ditepati, terhadap orang-orang yang mau bertanggung jawab. Bahkan dalam kisah ini, Tuhan menunggu generasi selanjutnya untuk menepati janji-Nya.

Tuhan menunggu generasi yang beriman, supaya mereka bisa masuk ke negeri perjanjian itu. Bahkan sampai hari ini, Tuhan masih sabar menunggu generasi yang beriman. Semua janji Tuhan atas Israel dan atas umat manusia di muka bumi ini pasti digenapi. Hanya saja, perlu waktu yang tepat, sesuai dengan waktu Tuhan. Misalnya, janji Tuhan tentang Kerajaan Seribu Tahun, belum digenapi sampai saat ini. Tetapi akan tiba waktunya, janji itu pasti digenapi.

Janji Tuhan akan selalu beriringan dengan tanggung jawab manusia. Tuhan akan menunggu ada generasi-generasi beriman, untuk menggenapi janji-janji-Nya. Janji Tuhan terhadap bangsa Israel yang belum digenapi sampai saat ini, akan digenapi oleh Tuhan ketika muncul generasi Israel yang beriman. Akan ada generasi Israel yang menerima Yesus Kristus sebagai Mesias mereka.

Di masa penganiayaan atau masa tribulasi di akhir zaman, bangsa Israel akan terhimpit sedemikian rupa. Dalam kondisi seperti itu, ada kesempatan bagi mereka untuk berseru kepada Tuhan. Pada saat itu, mereka akan memerlukan Juruselamat untuk menyelamatkan mereka dari himpitan yang dahsyat. Mereka akan berseru kepada Mesias yang telah mereka salibkan, mereka akan bertobat. Setelah itu, barulah mereka masuk pada zaman Kerajaan Seribu Tahun.

Views: 27

Jika saudara diberkati, silahkan bagikan:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top