Jangan Melawan Tuhan (Jelajah PL 615)

Ulangan 4:31-40

Tuhan yang memperkenalkan diri kepada bangsa Israel adalah Tuhan yang penyayang. Jika bangsa Israel tidak melawan Tuhan, maka Ia tidak akan meninggalkan atau memusnahkan mereka. Tuhan tidak akan pernah melupakan perjanjian yang diikrarkan Tuhan dengan sumpah kepada nenek moyang mereka. Sebesar apapun pelanggaran kita, jika kita mau kembali kepada Tuhan, berserah kepada Tuhan dengan hati yang hancur, maka Tuhan akan menerima kita kembali.

Bagi orang yang sudah diselamatkan, kita perlu mengingat semua kasih dan kebaikan Tuhan atas hidup kita. Jika kita sudah diselamatkan, akan selalu ada pengharapan. Jika manusia belum diselamatkan, dia tidak memiliki harapan apa-apa. Tuhan ingin bangsa Israel menguji-Nya dengan bertanya di ayat 32, “Cobalah tanyakan, dari ujung langit ke ujung langit, tentang zaman dahulu, yang ada sebelum engkau, sejak waktu Allah menciptakan manusia di atas bumi, apakah pernah terjadi sesuatu hal yang demikian besar atau apakah ada pernah terdengar sesuatu seperti itu?”

Tidak pernah terjadi di suatu bangsa selain Israel yang bisa mendengar suara ilahi, yang berbicara dari tengah-tengah api. Bangsa Israel pernah mendengar dan melihat semua itu, mereka tetap hidup. Tuhan juga telah memberikan banyak hal: tanda-tanda dan mujizat yang besar di depan mata mereka. Semua tanda yang dahsyat ini hanya bisa disaksikan oleh bangsa Israel dan mereka tetap dibiarkan hidup.

Tidak ada Tuhan yang mau datang menjadi manusia, hidup sama seperti manusia, pada akhirnya mati di kayu salib. Di bangsa manapun tidak pernah terjadi seperti itu. Tetapi Tuhan melakukannya bagi bangsa Israel dan juga bagi kita yang saat ini percaya kepada Yesus Kristus. Selalu ada pengharapan bagi orang-orang yang percaya kepada Tuhan dan tidak melawan Tuhan.

Dari kitab Kejadian, Tuhan sudah menyatakan kasih-Nya yang besar kepada umat manusia. Tetapi di ayat 37 ini, Tuhan pertama kali menyatakan kasih itu dengan kata-kata atau tulisan, “Karena Ia mengasihi nenek moyangmu dan memilih keturunan mereka, maka Ia sendiri telah membawa engkau keluar dari Mesir dengan kekuatan-Nya yang besar, untuk menghalau dari hadapanmu bangsa-bangsa yang lebih besar dan lebih kuat dari padamu, untuk membawa engkau masuk ke dalam negeri mereka dan memberikannya kepadamu menjadi milik pusakamu, seperti yang terjadi sekarang ini.”

Hari ini kita tidak perlu ragu dengan kasih Tuhan. Bahkan sebelum kita diselamatkan, Tuhan sudah mengasihi kita. Yohanes 3:16 mengatakan, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Sekali lagi, Musa mengingatkan kepada bangsa Israel supaya mereka berpegang pada ketetapan dan perintah Tuhan yagn sudah disampaikannya. Jika semua itu ditaati dengan baik, maka baik pula keadaan mereka dan anak-anak mereka. Tuhan juga menjamin mereka bisa lanjut umur di tanah yang diberikan oleh Tuhan kepada mereka untuk selama-lamanya, yaitu tanah Kanaan.

Views: 19

Jika saudara diberkati, silahkan bagikan:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top