Ulangan 16:13-22
Hari Raya Pondok Daun telah dijelaskan juga di dalam Imamat 23:34, dirayakan pada hari yang kelima belas bulan yang ketujuh. Hari raya ini dirayakan selama tujuh hari. Perayaan ini mengingatkan bangsa Israel ketika mereka keluar dari tanah Mesir, mereka keluar dengan buru-buru. Di padang gurun, mereka tinggal di pondok-pondok atau kemah-kemah. Hari raya ini juga mengingatkan bangsa Israel bahwa Tuhan sudah menolong mereka.
Hari raya Paskah sudah digenapi dengan kematian Yesus Kristus. Hari Pentakosta sudah digenapi dengan turun-Nya Roh Kudus. Untuk hari raya Pondok Daun, belum dicatat penggenapannya di dalam Alkitab. Sepertinya hari raya ini akan digenapi pada akhir zaman.
Tiga kali dalam satu tahun, setiap laki-laki Yahudi harus menghadap hadirat Tuhan. Kewajiban ini memiliki tujuan supaya bangsa Israel selalu ingat dan hanya fokus pada satu tempat yang akan dipilih oleh Tuhan. Di dalam Perjanjian Lama, ibadah simbolik sifatnya terfokus pada satu tempat. Semua orang harus menyembah Tuhan di Bait Suci, di Yerusalem. Semua ini harus dilakukan di Yerusalem karena peristiwa penggenapannya juga terjadi di tempat itu.
Ketika Tuhan Yesus disalibkan, seharusnya semua laki-laki bangsa Yahudi dari berbagai tempat akan berkumpul di Yerusalem. Demikian juga ketika hari raya Pentakosta. Dalam kenyataannya, tidak semua laki-laki Yahudi berada di Yerusalem pada waktu itu. Jika laki-laki Yahudi itu benar-benar menyembah Tuhan, maka mereka akan berada di Yerusalam pada saat tiga hari raya utama ini dirayakan. Jika kita membaca kitab Injil, Tuhan Yesus menaati perintah ini. Sejak Tuhan Yesus berumur dua belas tahun, Ia dibawa oleh orang tuanya pergi ke Yerusalem.
Tuhan mempersiapkan sistem pemerintahan yang akan berlaku pada bangsa Israel setelah mereka masuk tanah Kanaan. Untuk sementara, bangsa Israel akan dipimpin oleh hakim. Setelah kitab Yosua, terdapat kitab Hakim-hakim. Waktu itu seperti masa peralihan, sebelum bangsa Israel membentuk kerajaan monarkhi, yang akan dipimpin oleh raja. Sebelumnya sudah ada nubuatan bahwa Israel akan dipimpin oleh raja.
Hakim memiliki tugas untuk menyelesaikan masalah-masalah yang akan terjadi pada bangsa Israel, baik masalah pidana maupun perdata. Ini juga menjadi fungsi utama dari pemerintah, supaya terjadi keadilan bagi seluruh warga. Fungsi hakim sangat penting, karena menyangkut keadilan. Tuhan mengingatkan supaya hakim tidak memutarbalikkan keadilan, tidak memandang bulu dan tidak menerima suap. Suap akan membuat mata orang bijaksana menjadi buta dan memutarbalikkan perkataan orang-orang yang benar.
Menjadi hakim tidak mudah, karena harus mengedepankan keadilan bagi semua orang. Akhirnya Tuhan membangkitkan hakim-hakim, bukan hanya untuk menghakimi tetapi juga untuk menyelamatkan.
Views: 0