Solusi Bagi Orang Yang Bersungut-sungut (Jelajah PL 506)

Bilangan 11:17-35

Di dalam Perjanjian Baru, baptisan Roh Kudus selalu berkaitan dengan bahasa lidah (dalam terjemahan asli seharusnya bukan bahasa roh). Baptisan Roh Kudus sudah selesai dan hanya terjadi di abad pertama dalam empat tahap. Karena itu, hari ini sebenarnya tidak ada lagi peristiwa baptisan Roh Kudus. Semua orang percaya didiami oleh Roh Kudus, tetapi orang percaya hari ini tidak ada yang mendapatkan baptisan Roh Kudus.

Dipenuhi Roh Kudus memiliki pengertian bahwa orang tersebut dikendalikan oleh Roh Kudus. Orang Kristen pasti didiami oleh Roh Kudus, tetapi dia perlu untuk dipenuhi oleh Roh Kudus. Ketika dipenuhi oleh Roh Kudus, artinya kita berserah sepenuhnya kepada Tuhan dan membiarkan Tuhan mengendalikan hidup kita. Dalam hal ini, kita akan benar-benar taat kepada Roh Kudus, sesuai dengan firman Tuhan yang sudah tercatat di dalam Alkitab.

Pada waktu itu, para tua-tua Israel juga sedang dipenuhi oleh Roh Kudus. Mereka menjadi orang yang dikendalikan oleh Roh Kudus, sehingga mereka kepenuhan seperti nabi (memiliki karunia untuk bernubuat). Mereka dikendalikan oleh Tuhan untuk pelayanan tertentu, yaitu pelayanan kenabian. Mereka bukan lagi menjadi orang yang bersungut-sungut, tetapi mereka menjadi bagian dari orang yang mengerti tentang firman Tuhan serta menjelaskan firman itu kepada bangsa Israel. Untuk mengatasi sungut-sungut, harus ada orang dewasa rohani yang mengajar umat Tuhan untuk mengucap syukur dan menyadari kebaikan Tuhan selama ini.

Solusi lain untuk menghadapi orang yang bersungut-sungut adalah mengingatkan kembali kepada mereka tentang kebaikan Tuhan. Di dalam kisah ini, Tuhan sendiri yang memberikan solusi dengan cara memberikan sesuai dengan permintaan umat Israel. Sebenarnya Tuhan memberikan semua ini bukan untuk kebaikan mereka. Dalam kerakusan mereka, justru yang diminta oleh orang Israel ini membunuh mereka.

Tuhan memberikan daging kepada umat Israel, bahkan lebih dari yang mereka bayangkan. Tuhan berkata bahwa satu bulan mereka akan memakan daging. Tuhan bukan hanya murah hati, tetapi Ia juga maha kuasa. Ia mampu menyediakan semua yang kita butuhkan, bahkan yang kita inginkan. Orang Israel akhirnya diberikan makan daging. Mereka diingatkan tentang kebaikan dan kemurahan hati Tuhan. Hari ini, Tuhan tidak bekerja dengan cara yang sama, seperti di zaman Perjanjian Lama. Tuhan bisa mengingatkan kita dengan cara-cara yang lain, terutama melalui firman Tuhan.

Solusi terakhir dari Tuhan, Ia menghukum orang-orang yang bersungut-sungut dan tidak mau bertobat. Untuk penghukuman ini, kita hanya bisa menyerahkannya kepada Tuhan, karena hukuman dan pembalasan adalah hak Tuhan. Karena itu, kita harus berhati-hati, jangan sampai kita juga tergoda untuk bersungut-sungut.

Ketika orang-orang memakan daging burung puyuh dengan rakus, Tuhan memenuhi keinginan mereka sebagai hukuman. Mereka makan daging itu sampai muak dan mati. Terkadang kita perlu hati-hati dengan sesuatu yang kita minta kepada Tuhan. Jangan sampai kita meminta hal yang buruk dan mengundang dosa, akhirnya kita sendiri yang mati karena permintaan itu. Banyak orang Israel mati dengan daging yang masih ada di mulut mereka.

Views: 26

Jika saudara diberkati, silahkan bagikan:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top