Bilangan 28:1-8
Kondisinya masih sama, bangsa Israel sedang berada di dekat tanah Kanaan. Bangsa Israel mempersiapkan diri untuk masuk ke tanah Kanaan. Ini adalah kesempatan kedua, mereka akan masuk ke tanah Kanaan. Kesempatan pertama, mereka pernah akan memasuki tanah Kanaan dari Kadesh-Barnea, sekitar tiga puluh delapan tahun sebelumnya. Tetapi pada saat itu, mereka menolak untuk masuk ke tanah Kanaan. Mereka tidak percaya dengan perintah Tuhan. Karena itu, pada waktu itu Tuhan sangat marah. Tuhan membawa bangsa Israel berkeliling di padang gurun selama kurang lebih empat puluh tahun.
Dari pasal 27, bangsa Israel sudah bersiap untuk memasuki tanah Kanaan, di kesempatan kedua ini. Musa sudah disuruh oleh Tuhan untuk naik ke atas gunung, menyerahkan kepemimpinan selanjutnya kepada Yosua. Dari pasal 28 sampai nanti masuk ke kitab Ulangan, berisi perintah-perintah dan penjelasan-penjelasannya, sebelum Musa benar-benar naik ke atas gunung dan mati. Pasal ini mengulang lagi perintah Tuhan mengenai kurban. Sebenarnya perintah mengenai kurban ini bisa kita baca lengkap di kitab Imamat. Di pasal ini hanya sebagai pengingat saja, terutama bagi bangsa Israel.
Perintah ini juga tercatat di dalam Keluaran 29:38-46. Ketika bangsa Israel membangun Kemah Suci, harus ada minimal satu persembahan kurban api-apian bagi Tuhan di setiap pagi dan satu di setiap malam. Kurban api-apian ini terdiri dari dua domba berumur setahun yang tidak bercela. Semua kurban ini melambangkan Yesus Kristus. Bersama dengan itu, diolah sepersepuluh efa tepung yang terbaik dari kurban sajian, diolah dengan seperempat hin minyak tumbuk. Bersamaan dengan kurban api-apian, dibuat juga kurban curahan, yaitu seperempat hin anggur.
Hin adalah salah satu alat ukur volume. Satu hin sama dengan seperenam bat atau sekitar enam liter. Jika seperempat hin berarti sekitar satu setengah liter. Sedangkan efa adalah satu ukuran isi, kurang lebih tiga puluh enam liter. Jika diperlukan sepersepuluh efa, berarti sekitar tiga koma enam liter. Nilai ukuran-ukuran ini dijelaskan juga di kamus Alkitab, di bagian belakang, terutama di Terjemahan Baru versi 1.
Setiap mari, bangsa Israel minimal mempersembahkan dua ekor domba. Kewajiban ini memaksa bangsa Israel untuk terus mengingat Tuhan setiap hari. Manusia cenderung mudah melupakan hal-hal yang tidak dipikirkannya. Jika tidak fokus pada hal tertentu, manusia akan cenderung lupa. Bahkan Tuhan seringkali dilupakan dalam kehidupan manusia. Jika sudah sibuk beraktivitas, Tuhan akan terlupakan. Bahkan dalam pelayanan pun, tidak jarang orang melupakan Tuhan. Sepertinya tidak masuk akal, tetapi bisa terjadi.
Melalui persembahan ini, Tuhan ingin supaya bangsa Israel tidak pernah melupakan Tuhan di setiap harinya. Hari ini memang kita tidak mempersembahkan kurban. Yesus Kristus sudah menggenapi kurban itu. Tetapi kita juga harus tetap mengingat Tuhan di setiap hari kita, melalui doa dan ucapan syukur. Kita juga bisa tetap mengingat Tuhan melalui membaca dan merenungkan firman-Nya. Renungan yang terkirim ini juga bisa mengingatkan kita pada Tuhan setiap hari.
Views: 20