Renungan

Gathered in His Love

Dipersatukan dalam kasih-NyaKolose 3:14, “Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.” Kalau disuruh memilih, mau pilih natal tanpa dekorasi tetapi banyak kasih atau natal penuh dengan dekorasi tetapi hati sepi? Berapa banyak di antara kita terlalu sibuk dengan suasana natal, tetapi lupa dengan Sang Sumber Kasih itu sendiri, yaitu […]

Gathered in His Love Read More »

Menghargai Jabatan Mulia: Penatua dan Diaken

1 Timotius 3:1-13; Titus 1:5-9 Titus 1:5-9Tugas Titus di Kreta – Syarat-syarat bagi penatua, pengawas jemaat. (5) Aku meninggalkan engkau di Kreta dengan maksud ini, supaya engkau mengatur apa yang masih perlu diatur dan supaya engkau menetapkan penatua-penatua di setiap kota, seperti yang telah kupesankan kepadamu, (6) yakni orang-orang yang tak bercacat, yang mempunyai hanya

Menghargai Jabatan Mulia: Penatua dan Diaken Read More »

Bahasa Kasih

Filipi 2:1-4 TB2:Nasihat supaya bersatu dan merendahkan diri seperti Kristus. (1) Jadi, karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, (2) sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: Hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, (3) tanpa mencari kepentingan sendiri atau pujian yang sia-sia. Sebaliknya

Bahasa Kasih Read More »

Harapan Yang Tidak Terbendung

2 Raja-raja 4:1-7 Mukjizat atas minyak seorang janda. (1) Salah seorang dari istri-istri para nabi berseru kepada Elisa, “Hambamu, suamiku, sudah meninggal dan engkau tahu bahwa hambamu itu takut akan TUHAN. Tetapi, penagih utang sudah datang untuk mengambil kedua orang anakku menjadi budaknya.” (2) Jawab Elisa kepadanya, “Apakah yang dapat kubuat bagimu? Beritahukanlah kepadaku apa

Harapan Yang Tidak Terbendung Read More »

Iman di Tengah Keterbatasan

Markus 6:30-44 TB2:Yesus memberi makan lima ribu orang. (30) Rasul-rasul itu kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan. (31) Lalu Ia berkata kepada mereka, “Marilah menyendiri ke tempat yang terpencil, dan beristirahatlah sejenak!” Sebab, memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makan pun mereka tidak sempat.

Iman di Tengah Keterbatasan Read More »

Scroll to Top