Pentateuch

Pakaian Sebagai Identitas (Jelajah PL 693)

Ulangan 22:5 Ayat 5 bisa menjadi ayat kontroversial di zaman ini. “Seorang perempuan janganlah memakai pakaian laki-laki dan seorang laki-laki janganlah mengenakan pakaian perempuan, sebab setiap orang yang melakukan hal ini adalah kekejian bagi TUHAN, Allahmu.” Ada yang menganggap bahwa peraturan ini sudah tidak berlaku lagi di zaman ini, karena sudah tidak berada di bawah […]

Pakaian Sebagai Identitas (Jelajah PL 693) Read More »

Saling Menolong (Jelajah PL 692)

Ulangan 22:1-4 Masuk di pasal ini, Tuhan memberikan hukum dan peraturan yang dijalankan untuk kehidupan sehari-hari. Hukum ini lebih mendetail, sesuai dengan konteks pada waktu itu. Hukum ini mengatur kehidupan keluarga dan masyarakat, yaitu hubungan dengan sesama manusia. Di dalam kehidupan sosial bermasyarakat, orang Israel diharuskan memiliki hubungan yang baik satu dengan yang lain. Mereka

Saling Menolong (Jelajah PL 692) Read More »

Digantung Pada Kayu (Jelajah PL 691)

Ulangan 21:18-23 Ketika seorang anak memberontak kepada orang tuanya, meskipun sudah dihajar sedemikian rupa dan tetap tidak mau taat kepada orang tua, maka orang tua bisa memegang anak itu dan membawanya keluar. Anak itu dibawa kepada para tua-tua kota, di pintu gerbang tempat kediamannya. Para tua-tua kota ini akan menjadi saksi sekaligus menyelidiki kejadian yang

Digantung Pada Kayu (Jelajah PL 691) Read More »

Dampak Negatif Poligami (Jelajah PL 690)

Ulangan 21:15-18 Dari sejak awal, Tuhan memperhatikan harkat dan martabat perempuan. Negara-negara dengan penduduk mayoritas Kristen terkenal dengan perempuan yang memiliki kebebasan dalam berkarya. Hanya saja, karena kebebasan dan liberalisme, maka Iblis seringkali menggunakan perempuan untuk menyerang laki-laki. Saat ini, banyak perempuan menuntut tidak ada perbedaan antara laki-laki dengan perempuan. Bahkan banyak yang mulai melangkahi

Dampak Negatif Poligami (Jelajah PL 690) Read More »

Tawanan Perempuan (Jelajah PL 689)

Ulangan 21:10-14 Dikatakan di ayat 5 bahwa imam-imam dari bani Lewi itu dipilih oleh Tuhan untuk melayani Tuhan dan mereka memiliki kewenangan untuk memberi berkat demi nama Tuhan. Konsep ini juga sudah tercatat di dalam Ulangan 10:8, “Pada waktu itu TUHAN menunjuk suku Lewi untuk mengangkut tabut perjanjian TUHAN, untuk bertugas melayani TUHAN dan untuk

Tawanan Perempuan (Jelajah PL 689) Read More »

Scroll to Top