Pentateuch

Sungut-sungut Karena Air (Jelajah PL 546)

Bilangan 20:2-8 Ketika masih di padang gurun, muncul lagi sebuah masalah, yaitu tidak ada air. Selama ini Tuhan selalu memenuhi keperluan bangsa Israel, termasuk air. Bangsa Israel itu kembali bersungut-sungut. Merupakan keadaan yang wajar ketika orang bersungut-sungut pada saat mereka mengalami persoalan karena tidak bisa memenuhi keperluan mereka. Yang salah adalah ketika mereka mulai menentang […]

Sungut-sungut Karena Air (Jelajah PL 546) Read More »

Kematian Miryam (Jelajah PL 545)

Bilangan 20:1 Pasal ini dimulai dengan kematian Miryam. Pada saat itu, bangsa Israel sedang berada di padang gurun Zin. Peristiwa itu terjadi di bulan pertama, tetapi tidak disebutkan tahunnya. Menurut tradisi Yahudi, pada waktu itu masuk tahun keempat puluh bangsa Israel berada di padang gurun. Jika tradisi itu benar, berarti kematian ini berada di masa

Kematian Miryam (Jelajah PL 545) Read More »

Pengampunan Dosa Setelah Percaya (Jelajah PL 544)

Bilangan 19:20-22 Mengenai lembu muda, dijelaskan lagi di dalam Ibrani 9:13-14, “Sebab, jika darah domba jantan dan darah lembu jantan dan percikan abu lembu muda menguduskan mereka yang najis, sehingga mereka disucikan secara lahiriah, betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan

Pengampunan Dosa Setelah Percaya (Jelajah PL 544) Read More »

Aplikasi Pentahiran (Jelajah PL 543)

Bilangan 19:17-19 Dosa itu sangat berbahaya dan mudah menular. Kita bisa ingat peristiwa di taman Eden, dengan segera Adam terpengaruh dengan Hawa untuk menentang Tuhan. Ketika Adam mulai menyalahkan istri dan Tuhan, Hawa pun segera melakukan hal yang sama. Simbol mayat dan kematian juga bisa menularkan kenajisan, sebagai simbol dari dosa yang mudah menular, mudah

Aplikasi Pentahiran (Jelajah PL 543) Read More »

Najis Karena Mayat (Jelajah PL 542)

Bilangan 19:11-16 Air pentahiran ini digunakan khusus untuk pentahiran orang yang terkena mayat manusia. Orang yang kena dengan mayat perlu ditahirkan, karena di Perjanjian Lama masih banyak menggunakan ritual simbolik. Orang yang mati atau mayat merupakan salah satu lambang kenajisan. Kematian merupakan efek dari dosa. Ketika seseorang mati, maka peristiwa itu merupakan lambang dari dosa.

Najis Karena Mayat (Jelajah PL 542) Read More »

Scroll to Top