Pentateuch

Peraturan Tentang Raja (Jelajah PL 679)

Ulangan 17:14-20 Saul dipilih menjadi raja pertama bagi Israel, sesuai dengan keinginan bangsa Israel. Secara manusia, Saul berhasil menjadi raja. Dia orang yang gagah, memiliki kemampuan untuk berperang serta memiliki kecakapan dalam kepemimpinan politik. Tetapi Tuhan menolak Saul dan menganggapnya gagal sebagai raja. Setelah itu Tuhan memilih Daud menjadi raja, sekaligus menjadi jalur bagi keturunan […]

Peraturan Tentang Raja (Jelajah PL 679) Read More »

Keputusan Tertinggi (Jelajah PL 678)

Ulangan 17:8-15 Tuhan memberikan petunjuk ketika ada perkara yang sulit diselesaikan. Perkara itu harus dibawa menghadap kepada Tuuhan di tempat yang akan dipilih oleh Tuhan. Di zaman sekarang, bisa disamakan dengan naik banding. Di Ulangan, tempat yang dipilih oleh Tuhan itu belum disebutkan, karena bangsa Israel belum masuk ke tanah Kanaan. Tempat itu nanti berada

Keputusan Tertinggi (Jelajah PL 678) Read More »

Keterangan Para Saksi (Jelajah PL 677)

Ulangan 17:6-7 Pengambilan keputusan penghukuman atas sesuatu, perlu ada keterangan dari dua atau tiga saksi. Jika atas keterangan hanya satu saksi, maka keputusan terhadap perkara itu tidak bisa diambil, apalagi jika tuntutannya hukuman mati. Tidak bisa dihindari, ada muncul saksi-saksi palsu yang bisa memfitnah atau memberikan kesaksian palsu. Para saksi palsu ini juga pernah muncul

Keterangan Para Saksi (Jelajah PL 677) Read More »

Hukum Gereja dan Sipil (Jelajah PL 676)

Ulangan 17:2-5 Untuk orang-orang yang melanggar perintah Tuhan, mereka mendapatkan hukuman mati. Melanggar perintah Tuhan yang disebutkan di sini, antara lain: melanggar perjanjian Tuhan, pergi kepada allah lain dan sujud menyembah kepadanya. Mereka akan disebut sebagai orang yang melakukan perbuatan jahat. Mereka akan dibawa ke luar dari pintu gerbang, lalu dilempari batu sampai mati. Di

Hukum Gereja dan Sipil (Jelajah PL 676) Read More »

Persembahan Yang Tulus (Jelajah PL 675)

Ulangan 17:1 Di bagian akhir dari Ulangan 16, ada peringatan Tuhan tentang praktik penyembahan berhala. Penyembahan berhala merupakan praktik yang sangat mengerikan, karena sama artinya dengan memberontak kepada Tuhan. Karena itu, dalam sepuluh hukum, dua hukum pertama ditujukan untuk melawan penyembahan berhala seperti ini. Bangsa Israel berkali-kali jatuh dalam dosa ini, meskipun Tuhan sudah memberikan

Persembahan Yang Tulus (Jelajah PL 675) Read More »

Scroll to Top