05 Ulangan

Hukuman Mati (Jelajah PL 661)

Ulangan 13:5-11 Nabi atau pemimpi palsu itu mendapatkan hukuman mati. Hukuman ini cukup keras, karena orang tersebut telah mengajak murtad atau memberontak terhadap Tuhan. Hukuman mati terjadi, bukan karena Tuhan jahat, tetapi karena manusia yang suka memberontak kepada Tuhan. Hukuman mati bisa dijadikan sebagai efek jera, bisa juga untuk memutus rantai penyesatan, supaya tidak banyak […]

Hukuman Mati (Jelajah PL 661) Read More »

Tanda Mesias dan Rasul (Jelajah PL 660)

Ulangan 13:1-4 Sebagai orang percaya, seharusnya kita percaya bahwa mujizat Tuhan itu masih berlaku sampai hari ini. Tetapi kita perlu waspada, karena juga banyak mujizat palsu yang muncul. Bahkan mujizat palsu itu hasilnya setara dengan mujizat yang asli. Mujizat Tuhan pasti dilakukan oleh Tuhan sendiri, karena doa dan permohonan kita. Mujizat Tuhan tidak dilakukan melalui

Tanda Mesias dan Rasul (Jelajah PL 660) Read More »

Nabi dan Pemimpi (Jelajah PL 659)

Ulangan 13:1-4 Di masa Israel, masih ada nabi dan pemimpi. Tetapi, pada waktu itu juga ada standar atau kriteria nabi atau pemimpi yang berasal dari Tuhan. Jika nabi itu bernubuat tetapi ternyata nubuatan yang dikatakan itu tidak terjadi, maka nabi itu pasti palsu. Jika Tuhan memberi nubuat, pasti nubuatan itu tidak akan pernah gagal. Jika

Nabi dan Pemimpi (Jelajah PL 659) Read More »

Nabi dan Pemimpi (Jelajah PL 658)

Ulangan 13:1-3 Israel pada waktu itu memiliki sistem pemerintahan Teokrasi, yaitu sistem pemerintahan yang langsung dipimpin oleh Tuhan. Hukum dan undang-undang yang digunakan selama pemerintahan itu ada di dalam kitab Keluaran sampai Ulangan ini. Salah satu hukum yang paling penting adalah hukum pertama, yaitu “Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.” Jika ada yang melanggar

Nabi dan Pemimpi (Jelajah PL 658) Read More »

Kekejian Bagi Tuhan (Jelajah PL 657)

Ulangan 12:29-32 Bagaimana dengan zaman sekarang, apakah tetap tidak diperbolehkan makan darah? Di dalam Markus 7:15,18-19 dikatakan, “Apa pun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya. Apakah kamu juga tidak dapat memahaminya? Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu dari luar yang masuk ke

Kekejian Bagi Tuhan (Jelajah PL 657) Read More »

Scroll to Top