05 Ulangan

Jangan Menyembah Patung (Jelajah PL 618)

Ulangan 5:2-10 Tuhan telah mengikat perjanjian dengan bangsa Israel di Horeb (Sinai). Perjanjian itu sudah berlaku selama empat puluh tahun. Sebagian orang Israel yang masih hidup pada saat kitab Ulangan ditulis, mereka adalah orang-orang yang berusia di bawah dua puluh tahun pada saat peristiwa di Sinai. Semua yang berusia di atas dua puluh tahun sudah […]

Jangan Menyembah Patung (Jelajah PL 618) Read More »

Mempelajari Firman Tuhan (Jelajah PL 617)

Ulangan 5:1 Pasal ini mengulang pembahasan mengenai sepuluh hukum Tuhan. Ketika ada pengulangan di dalam Alkitab, menandakan bahwa hal itu penting untuk diketahui lebih mendalam. Musa memperdengarkan kembali ketetapan dan peraturan Tuhan kepada bangsa Israel generasi Yosua. Pada saat ini pun kita perlu mendengarkan firman Tuhan. Firman Tuhan saat ini bisa diperdengarkan melalui khotbah atau

Mempelajari Firman Tuhan (Jelajah PL 617) Read More »

Mulai Saja Dulu (Jelajah PL 616)

Ulangan 4:41-49 Musa mengkhususkan tiga kota di sebelah timur sungai Yordan sebagai kota perlindungan. Kota-kota itu adalah: Bezer di padang gurun, di daerah dataran tinggi, untuk orang Ruben; Ramot di Gilead untuk orang Gad dan Golan di Basan untuk orang Manasye. Mengenai kota perlindungan ini sudah dibahas sebelumnya. Dalam hal ini, Tuhan memiliki aturan bahwa

Mulai Saja Dulu (Jelajah PL 616) Read More »

Jangan Melawan Tuhan (Jelajah PL 615)

Ulangan 4:31-40 Tuhan yang memperkenalkan diri kepada bangsa Israel adalah Tuhan yang penyayang. Jika bangsa Israel tidak melawan Tuhan, maka Ia tidak akan meninggalkan atau memusnahkan mereka. Tuhan tidak akan pernah melupakan perjanjian yang diikrarkan Tuhan dengan sumpah kepada nenek moyang mereka. Sebesar apapun pelanggaran kita, jika kita mau kembali kepada Tuhan, berserah kepada Tuhan

Jangan Melawan Tuhan (Jelajah PL 615) Read More »

Jangan Melawan Tuhan (Jelajah PL 614)

Ulangan 4:23-30 Tuhan memperkenalkan diri sebagai Allah yang cemburu. Cemburu sebenarnya tidak salah. Marah juga tidak salah, asal tujuan marah itu benar. Cemburu terjadi ketika ada hubungan khusus, tetapi hubungan ini diganggu oleh pihak ketiga. Tuhan ingin kita memiliki hubungan khusus atau pribadi dengan Tuhan. Jika ada pihak ketiga, Tuhan tidak berkenan. Hubungan khusus ini

Jangan Melawan Tuhan (Jelajah PL 614) Read More »

Scroll to Top