05 Ulangan

Nabi Palsu (Jelajah PL 683)

Ulangan 18:13-22 Musa memberikan nubuatan di ayat 15, “Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu: dialah yang harus kamu dengarkan.” Nubuatan ini sudah digenapi oleh Yesus Kristus. Musa sendiri telah menggambarkan Yesus Kristus dalam banyak hal. Misalnya: Musa dan Yesus, pada waktu lahir sama-sama akan dibunuh […]

Nabi Palsu (Jelajah PL 683) Read More »

Kekejian Bagi Tuhan (Jelajah PL 682)

Ulangan 18:6-12 Para imam, selain dapat dari persepuluhan, mereka juga mendapat bagian dari korban sembelihan. Ketika bangsa Israel memberi persembahan sembelihan, ada bagian-bagian tertentu yang harus dibagi dan ditujukan secara khusus. Bagian Tuhan akan dibakar habis, biasanya lemak-lemaknya. Ada bagian yang diberikan kepada imam, yaitu paha depan, kedua rahang, dan perut besar. Sisa yang lain

Kekejian Bagi Tuhan (Jelajah PL 682) Read More »

Pengelolaan Persembahan (Jelajah PL 681)

Ulangan 18:3-5 Prinsip dari perintah Tuhan bagi suku-suku Israel terhadap suku Lewi adalah bahwa umat Tuhan harus mengasihi dan ikut memelihara orang-orang yang dikhususkan Tuhan. Umat Tuhan harus bersedia membagi hartanya kepada orang-orang yang telah sepenuh hati melayani Tuhan. Situasi di Israel pada waktu itu jelas berbeda dengan situasi pada saat ini. Tetapi prinsipnya tetap

Pengelolaan Persembahan (Jelajah PL 681) Read More »

Penggenapan Nubuatan (Jelajah PL 680)

Ulangan 18:1-2 Bangsa Israel memiliki suku yang spesial, yaitu Lewi. Suku Lewi tidak mendapatkan milik pusaka di tengah-tengah bangsa itu. Tuhan yang menjadi milik pusaka Lewi, seperti yang dijanjikan oleh Tuhan kepada Lewi. Di dalam suku Lewi, ada imam yang berasal dari keluarga Harun. Baik imam maupun suku Lewi, tidak mendapatkan milik pusaka. Imam akan

Penggenapan Nubuatan (Jelajah PL 680) Read More »

Peraturan Tentang Raja (Jelajah PL 679)

Ulangan 17:14-20 Saul dipilih menjadi raja pertama bagi Israel, sesuai dengan keinginan bangsa Israel. Secara manusia, Saul berhasil menjadi raja. Dia orang yang gagah, memiliki kemampuan untuk berperang serta memiliki kecakapan dalam kepemimpinan politik. Tetapi Tuhan menolak Saul dan menganggapnya gagal sebagai raja. Setelah itu Tuhan memilih Daud menjadi raja, sekaligus menjadi jalur bagi keturunan

Peraturan Tentang Raja (Jelajah PL 679) Read More »

Scroll to Top