04 Bilangan

Warisan Tanah Bagi Perempuan (Jelajah PL 598)

Bilangan 36 Generasi bangsa Israel di pasal ini sudah siap untuk memasuki tanah Kanaan. Mereka memiliki iman yang kuat, sehingga mempersiapkan segala sesuatunya sebelum masuk ke tanah perjanjian itu. Mereka juga mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi. Mereka meminta petunjuk kepada Tuhan melalui Musa, terutama tentang warisan bagi perempuan. Di pasal 27 ada satu orang […]

Warisan Tanah Bagi Perempuan (Jelajah PL 598) Read More »

Tugas Utama Pemerintah (Jelajah PL 597)

Bilangan 35:16-34 Sebenarnya hukuman mati masih bisa diterapkan sampai saat ini. Karena ada hukuman mati, maka Tuhan menetapkan negara atau pemerintah di dunia ini. Di dalam Roma 13:4 dijelaskan tentang hal ini, “Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah

Tugas Utama Pemerintah (Jelajah PL 597) Read More »

Tanah Penggembalaan (Jelajah PL 596)

Bilangan 35:1-15 Suku Lewi tidak mendapatkan tanah milik pusaka, karena telah dikhususkan bagi Tuhan. Suku Lewi akan fokus pada pelayanan kerohanian. Meskipun demikian, suku Lewi tidak diterlantarkan. Suku Lewi akan tinggal tersebar di antara orang-orang Israel. Di dalam Kejadian 49:7b, Yakub sudah bernubuat: “Aku akan membagi-bagikan mereka di antara anak-anak Yakub dan menyerakkan mereka di

Tanah Penggembalaan (Jelajah PL 596) Read More »

Batas Wilayah Israel (Jelajah PL 595)

Bilangan 34 Orang Israel sudah berkeliling selama kurang lebih empat puluh tahun. Saatnya mereka mulai mempersiapkan diri untuk masuk ke tanah Kanaan. Sebelum masuk ke tanah Kanaan, Tuhan memberikan petunjuk-petunjuk yang nantinya akan diterapkan di tanah Kanaan. Pasal 34 sepertinya membosankan dan tidak terlalu penting. Tetapi, informasi ini sebenarnya penting, terutama untuk mengetahui kondisi tanah

Batas Wilayah Israel (Jelajah PL 595) Read More »

Perjalanan Yang Gersang (Jelajah PL 594)

Bilangan 33:16-56 Bangsa Israel berada di padang gurun Sinai selama kurang lebih satu tahun. Di gunung Sinai itu, Musa menerima perintah Tuhan, hukum yang diberikan oleh Tuhan sebagai undang-undang bagi bangsa Israel. Di padang gurun Sinai ini juga terjadi peristiwa penyembahan anak lembu emas. Ketika Musa turun dari gunung Sinai, ia marah dan memecahkan dua

Perjalanan Yang Gersang (Jelajah PL 594) Read More »

Scroll to Top