Jelajah PL

Sabat dan Persembahan (Jelajah PL 367)

Keluaran 35:4-19 Kita yang hidup di zaman modern ini tidak boleh kalah dengan orang-orang yang hidup di masa Perjanjian Lama. Jika mereka diajarkan secara paksa dan simbolik untuk mementingkan Tuhan, seharusnya kita menyediakan waktu bagi Tuhan dengan kerelaan hati. Kita yang seharusnya sudah memiliki pengertian lebih rohani dari mereka, justru harus lebih mengutamakan Tuhan. Masih […]

Sabat dan Persembahan (Jelajah PL 367) Read More »

Menyisihkan Waktu Bagi Tuhan (Jelajah PL 366)

Keluaran 35:2-3 Manusia bukan saja perlu beristirahat secara jasmani, tetapi juga perlu memenuhi keperluan rohani. Itulah Sabat bagi orang Israel. Tuhan memberi perintah kepada orang Israel untuk menguduskan hari Sabat. Menguduskan artinya memisahkan atau mengkhususkan sesuatu untuk tujuan khusus (tertentu). Hari Sabat harus menjadi hari perhentian kudus bagi bangsa Israel. Hari Sabat menjadi hari perhentian

Menyisihkan Waktu Bagi Tuhan (Jelajah PL 366) Read More »

Perhitungan Hari (Jelajah PL 365)

Keluaran 35:1-3 Musa sudah dua kali berada di atas gunung Sinai. Setiap kali Musa berada di atas gunung Sinai, ia harus melewatkan waktu bersama dengan Tuhan selama empat puluh hari empat puluh malam. Setelah selesai mendapatkan semua hukum dari Tuhan bagi bangsa Israel, saatnya sekarang untuk mulai menerapkan hukum-hukum itu. Hukum yang dibawa oleh Musa

Perhitungan Hari (Jelajah PL 365) Read More »

Cahaya Kesaksian (Jelajah PL 364)

Keluaran 34:22-35 Selain hari raya Paskah, bangsa Israel juga memiliki hari raya Tujuh Minggu atau biasa disebut dengan hari raya Pentakosta. Selanjutnya ada hari raya pengumpulan hasil pada pergantian tahun, yang biasa disebut dengan hari raya Pondok Daun. Tiga hari raya besar ini yang harus diperingati oleh bangsa Israel setiap tahun. Ketaatan bangsa Israel akan

Cahaya Kesaksian (Jelajah PL 364) Read More »

Tuhan Yang Cemburu (Jelajah PL 363)

Keluaran 34:14-21 Bangsa Israel tidak diperbolehkan untuk mengikat perjanjian dengan bangsa lain, karena bisa mengakibatkan persoalan yang fatal. Bangsa Israel harus menghancurkan dan memusnahkan bangsa-bangsa yang tidak mau menyembah Tuhan. Yang lebih utama, semua bentuk penyembahan bangsa-bangsa itu harus dihancurkan. Tugu-tugu berhala dan semua tiang-tiang berhala harus diremukkan dan dirubuhkan. Mereka tidak boleh menyembah ilah,

Tuhan Yang Cemburu (Jelajah PL 363) Read More »

Scroll to Top