Jelajah PL

Dosa dan Konsekuensinya (Jelajah PL 647)

Ulangan 10:8-9 Di dalam Perjanjian Lama, pengantara itu adalah tugas dari imam. Bangsa Israel perlu pengantara. Mereka sudah berdosa, melukai hati Tuhan, sehingga perlu pengantara untuk mendamaikan mereka. Pengantara bangsa Israel pada waktu itu adalah Musa, sebagai orang dari keturuna suku Lewi. Musa berdoa dan sujud di hadapan Tuhan selama empat puluh hari empat puluh […]

Dosa dan Konsekuensinya (Jelajah PL 647) Read More »

Sang Pengantara (Jelajah PL 646)

Ulangan 10:3-7 Meskipun dua loh batu itu sudah pecah, tetapi Tuhan menulis ulang. Ini menjadi salah satu bentuk pemeliharaan Tuhan atas firman-Nya. Di dalam Yeremia 36 juga ada peristiwa yang serupa. Yeremia telah menuliskan firman di dalam gulungan kitab, tetapi dirusak dan dimusnahkan oleh raja Yoyakim. Di ayat 26, Tuhan memberi perintah kepada Yeremia, “Ambil

Sang Pengantara (Jelajah PL 646) Read More »

Kesempatan Pemulihan (Jelajah PL 644)

Ulangan 10:1-2 Pemberontakan bangsa Israel di gunung Sinai ini tidak masuk akal. Tetapi begitulah dosa, perilaku manusia dalam dosa seringkali tidak masuk akal. Pada kenyataanya memang demikian, ada orang-orang yang memilih untuk melakukan perbuatan dosa, meskipun mereka tahu bahwa semua itu akan membawa dampak yang negatif dalam kehidupan mereka selanjutnya. Di pasal 9 sudah diceritakan

Kesempatan Pemulihan (Jelajah PL 644) Read More »

Pendoa Syafaat (Jelajah PL 643)

Ulangan 9:21-29 Musa menjadi seorang pendoa, baik untuk Harun maupun untuk bangsa Israel. Setelah itu, Musa menghancurkan anak lembu emas. Patung itu diambil, dibakar, dihancurkan, digiling sampai halus menjadi abu, lalu abu itu dilemparkan ke dalam sungai yang mengalir dari gunung. Melalui tindakan ini, Musa ingin memperlihatkan bahwa lembu tuangan itu hanya sebuah benda yang

Pendoa Syafaat (Jelajah PL 643) Read More »

Scroll to Top