Jelajah PL

Tuhan Yang Tidak Menjaga Jarak

Ibrani 2:10-18 Dalam hidup kita, mungkin kita pernah menemui orang yang berkuasa tetapi tidak peduli, atau pintar tetapi sulit didekati. Ada dosen yang memiliki ilmu pengetahuan tinggi, tetapi mahasiswa takut mendekati. Ada pemimpin yang memiliki jabatan tinggi, tetapi tidak pernah mau mendengar. Ada orang yang kelihatan rohani, tetapi terasa jauh dan dingin. Sepertinya banyak orang […]

Tuhan Yang Tidak Menjaga Jarak Read More »

Tidak Terlalu Ekstrim Soal Makanan (Jelajah PL 665)

Ulangan 14:2-21 Di zaman Perjanjian Lama, Tuhan memberi aturan makanan karena berbagai macam alasan. Pada waktu itu, makanan dijadikan sebagai salah satu simbol. Makanan yang diharamkan, menjadi gambaran dosa. Masa Perjanjian Lama diibaratkan sebagai masa kanak-kanak. Melalui simbol ini, Tuhan ingin mengajarkan bahwa kepedulian tentang kesucian harus diwujudkan melalui makanan. Makanan adalah kebutuhan primer manusia,

Tidak Terlalu Ekstrim Soal Makanan (Jelajah PL 665) Read More »

Mengenal Karakter Tuhan

Keluaran 34:6-7 (6) Kemudian TUHAN berlalu di hadapannya sambil berseru, “TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan  pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih dan kesetiaan-Nya, (7) yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran, dan dosa tetapi sekali-kali tidak membebaskan orang bersalah dari hukuman, yang membalas kesalahan bapak kepada anak cucunya, sampai kepada keturunan yang

Mengenal Karakter Tuhan Read More »

Aturan Makanan (Jelajah PL 664)

Ulangan 14:2-21 Kita sebagai orang percaya seharusnya sadar bahwa perilaku dan kebiasaan di dunia ini cenderung menentang Tuhan. Dalam setiap kebiasaan itu ada pesan-pesan tertentu yang terselubung. Kita perlu tahu itu, karena kita menjadi umat yang terpisah, umat yang kudus bagi Tuhan. Bangsa Israel adalah bangsa yang spesial, menjadi umat kesayangan Tuhan. Kita, sebagai orang

Aturan Makanan (Jelajah PL 664) Read More »

Identitas Anak Tuhan (Jelajah PL 663)

Ulangan 14:1 Konsep mengenai anak Tuhan akan ditegaskan lagi di dalam Perjanjian Baru. Misalnya, di dalam Yohanes 1:12 dikatakan, “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;” Ketika kita percaya kepada Yesus Kristus, maka kita diberi kuasa atau otoritas untuk menjadi anak-anak Allah. Di dalam Perjanjian

Identitas Anak Tuhan (Jelajah PL 663) Read More »

Scroll to Top